Berita Terkini

KPU Kota Madiun Bersama SMKN 4 Madiun Dalam “Pemilih Cerdas. Pemilu Sukses”

Oleh : Shakira Nur Amalia   Kamis, 20 Juli 2023 – Hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru tingkat SMA/SMK di Jawa Timur, KPU Kota Madiun kembali diundang untuk mengisi acara sosialisasi di SMKN 4 Madiun dengan membawakan narasi “Pemilih Cerdas, Pemilu Sukses” kepada 383 siswa/siswi baru. Materi yang dibawakan KPU Kota Madiun diwakili oleh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Madiun yakni Rokhani Hidayat. Acara sosialisasi diawali dengan menyampaikan mengenai definisi Pemilihan Umum.     Secara umum, sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Madiun dalam rangkaian “KPU Kota Madiun Go To School” adalah memberikan informasi kepada publik yang akurat, benar dan tidak menyesatkan mengenai Pemilihan Umum 2024 kepada calon pemilih pemula”, jelas Dayat. Sehingga dalam rangkaian acara sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Madiun bertujuan untuk memberikan sarana dan prasarana mengenai informasi dan transparansi Pemilu untuk mendukung penyelenggaraan demokrasi setiap 5 tahun sekali dalam Pemilu yang efektif dan efisien.   Informasi dan transparansi Pemilu yang dilakukan KPU Kota Madiun sebagai penyelenggara Pemilihan Umum dalam sosialisasi ini salah satunya yakni mengenai daftar partai politik yang lolos tahapan verifikasi dan menjadi peserta Pemilu 2024 sebanyak 24 partai. Kemudian materi dilanjutkan dengan mencontohkan bagaimana surat suara dapat dihitung menjadi suara yang sah dengan mencoblos pada gambar partai, nama partai ataupun pada calon legislatif. Dalam sosialisasi ini juga menjelaskan mengenai asas pemilu yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (luber jurdil) dan acara ditutup dengan pemberian maskot Pemilu 2024 yaitu Sura yang berarti Suara Rakyat dan Sulu yang artinya Suara Pemilu kepada Kepala Sekolah SMKN 4 Madiun, Drs. Suhartoyo, M.Pd dengan suara antusias dari siswa-siswinya.

Wujudkan Pemilih Pemula Cerdas Memilih, KPU Kota Madiun Hadirkan KPU Goes To School

Oleh : Puja Fatmawati   Kamis, 20 Juli KPU Kota Madiun kembali menyambangi sekolah-sekolah guna mensosialisasikan terkait pemilu. Sosialisasi kali ini bertepatan di MAN 1 Kota Madiun yang dihadiri sekitar 150 siswa baru yang tergabung dalam rangkaian kegiatan MPLS. Materi sosialisasi disampaikan oleh Rokhani Hidayat, selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Madiun.   Acara sosialisasi  di MAN 1 Kota Madiun ini dimulai pada pukul 07.00 pagi hari, acara dibuka dengan interaksi langsung antar pemateri dan juga audiens. Rokhani selaku pemateri memantik semangat audiens dengan memberikan jargon pemilu yakni “pemilih cerdas, pemilu berkualitas”. Sebagai penggalian pemahaman siswi baru MAN 1 Kota Madiun, Rokhani menanyakan berbagai hal dasar terkait pemilu, dari definisi pemilu hingga berapa surat suara yang harus dipilih pada Pemilihan Umum 2024 nanti. “Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat dengan 5 jumlah pilihan surat suara, ada surat suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten, dan DPD, pemilu ini juga dilaksanakan secara luber dan jurdil setiap 5 tahun sekali”, jelas Rokhani.   Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan partai politik yang memenuhi syarat dalam tahapan verifikasi partai politik. Sehingga terdapat sejumlah partai politik yang berhak menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Berdasarkan penetapan KPU, ada 24 partai politik peserta Pemilu 2024, 18 partai politik nasional dan sisanya adalah partai lokal Aceh. Sebagai bentuk pengenalan terhadap partai politik, Rokhani mengajak siswa baru untuk mengetahui partai-partai tersebut, baik partai yang telah menjadi peserta Pemilu 2019 maupun partai baru.   Acara sosialisasi ini ditutup dengan interaksi antar pemateri dan audiens yang diwarnai dengan beberapa tanya jawab dan pembagian hadiah. Selain itu, Rokhani selaku pemateri juga me-review ulang materi yang telah disampaikan dengan tujuan untuk mengukur pemahaman audiens terkait pemaparan yang disampaikan.

Kontribusi KPU Kota Madiun Dalam Meningkatkan Pemilih Pemula yang Cerdas

Oleh Shakira Nur Amalia   Selasa, 18 Juli 2023 - Masuk pada hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru tingkat SMA/SMK di Jawa Timur. KPU Kota Madiun kembali turut mengambil bagian dalam kegiatan MPLS dengan mensosialisasikan "Nilai Demokrasi melalui Pemilu" di SMKN 5 Madiun dengan peserta didik baru sebanyak 320. Kegiatan sosialisasi dibawakan oleh Herdi Wijanarko selaku Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Madiun.   Menjelang waktu Pemilu 2024, KPU Kota Madiun sebagai lembaga penyelenggara Pemilu berusaha lebih memasifkan kepada pemilih pemula untuk menjadi "Pemilih Pemula yang Cerdas" sehingga berdampak pada pemilu yang lebih demokratis. Sosialisasi diawali Herdi dengan menginformasikan mengenai pelaksanaan Pemilu. “Pemilu dilaksanakan berdasarkan pada Undang-Undang Dasar Tahun 1945 pasal 22e ayat (1) yakni Pemilu dilaksanakan secara langsung umum, bebas, jujur dan adil setiap lima tahun sekali. Selanjutnya sosialisasi berjalan lebih interaktif dengan tanya jawab dan menyampaikan informasi mengenai hak pemilih sesuai dengan Undang-Undang No.7 Tahun 2017 pasal 198 ayat (1)”, jelas Herdi.   Sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Madiun bertujuan untuk menambah kesadaran hak dan kewajiban serta partisipasi pemilih pemula dalam keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Selain itu, KPU Kota Madiun memberikan informasi mengenai kesamaan hak bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas dalam Pemilu dan Pemilihan. Kegiatan pemasyarakatan yang aktif dijalankan oleh KPU Kota Madiun pada pemilih pemula diharapkan dapat meningkatkan generasi milenial yang melek politik dan menjadi pemilih yang cerdas. Kegiatan ini diakhiri dengan memberikan gambaran mengenai pencoblosan yang sah dan bagaimana kertas suara dihitung sebagai suara yang sah.

KPU Kota Madiun Sambangi SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun

Oleh : Puja Fatmawati   Rabu, 18 Juli 2023 KPU Kota Madiun menyambangi SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun guna memberikan penyuluhan mengenai kiat-kiat pemilu kepada pemilih pemula. Sosialisasi ini dihadiri oleh 275 siswa baru taruna taruni dari Sabang sampai Merauke sebagai rangkaian MPLS.  Pemaparan materi disampaikan oleh Izza Kustiarti, selaku Divisi Perencanaan Data dan Informasi.   Sebagai pengantar Izza mematik audiens dengan memberikan pertanyaan umum terkait pemilu. Mulai dari di usia kapan warga negara sudah boleh memilih hingga surat suara apa saja yang harus dipilih nanti. “Dalam pemilihan umum tahun 2024, seluruh warga negara Indonesia yang sudah usia 17 tahun wajib melakukan pemilihan dengan lima surat suara yang harus dipilih yakni  surat suara untuk Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten, dan juga DPD”, papar Izza.   Menurut Pasal 198 Ayat (1) menjelaskan bahwa Warga Negara Indonesia yang di hari pemungutan suara sudah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih dan berstatus sudah kawin, atau sudah pernah kawin mempunyai hak untuk memilih.  Sehubungan dengan hal itu, siswa-siswi SMAN 3 Taruna Madiun sebagai calon pemilih pemula dituntut lebih aware lagi mengenai Pemilu 2024 mendatang ini. Mereka juga diberikan ilustrasi bagaimana memilih di TPS secara langsung dan juga pengecekan apakah mereka sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau belum.    Sosialisasi berlangsung interaktif dengan banjirnya pertanyaan yang diajukan audiens. Salah satu pertanyan paling menarik diajukan oleh Tama, “Mengapa pemilih harus dibatasi umur 17 tahun baru boleh memilih, mengapa umur dibawah itu belum boleh memilih?”, tanya Tama. Lalu pertanyaan ini direspon antusias oleh Izza, dimana kewajiban pemilih harus berusia 17 tahun ini telah diatur oleh  undang-undang, dan KPU sebagai lembaga yang patuh akan hukum harus menaati peraturan administratif tersebut, terlebih lagi terdapat KTP sebagai persyaratan wajib yang harus dimiliki masing-masing pemilih, dan KTP baru bisa WNI dapatkan ketika mereka sudah berusia 17 tahun, hal ini lah yang menjadi alasan mengapa pemilih baru dapat memilih di usia 17 tahun. Setelah sesi tanya jawab. Sosialisasi ini ditutup dengan pesan, “Sebagai generasi muda, adik-adik harus memiliki semangat untuk melakukan pemilihan. Pemilu merupakan kegiatan sakral untuk menciptakan pemimpin pemimpin bangsa terbaik Indonesia”, tutur Izza.

Sosialisasi Peduli Pemilu KPU Kota Madiun di SMAN 5 Madiun

Oleh Amelia Ambar   Selasa, 18 Juli 2023, KPU Kota Madiun kembali menghadiri kegiatan sosialisasi dari SMA Negeri 5 Madiun dengan tema "KPU GOES  TO SCHOOL : MENJADI PEMILIH YANG CERDAS". Kegiatan sosialisasi ini dihadiri lebih dari 300 siswa kelas X dan IX SMAN 5 Madiun. Kegiatan yang bertempat di SMA Negeri 5 Madiun ini disampaikan oleh Pita Anjarsari dari Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Madiun selaku narasumber sosialisasi pada hari ini.   Acara diawali pulul 07.30 WIB, narasumber berinteraksi dengan para siswa SMAN 5 Madiun. Interaksi dimulai dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada siswa, narasumber dalam hal ini mencoba mencari tahu sejauh mana pengetahuan siswa SMAN 5 Madiun tentang Pemilu. “Penyelenggara pemilu tidak hanya KPU saja, namun ada 3 diantaranya ialah KPU, Bawaslu, dan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu)”, ucap Pita. Pita Anjarsari menambahkan bahwa, “Badan Adhoc sendiri merupakan bagian dari KPU yang salah satunya merupakan KPPS yang berjumlah 7 orang dengan tupoksinya melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara”.   Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Madiun dalam Pemilu 2024 sebanyak 153.880 pemilih merupakan warga yang ber-KTP Kota Madiun, dengan 22,1% pemilih pemula berusia 17-23 tahun yang menjadi kelompok kedua terbesar setelah pemilih millenial, dan dalam hal ini apabila banyak yang melaksanakan gerakan Golput atau apatis terhadap penyelenggaraan pemilu, maka partisipasi masyarakat di Kota Madiun otomatis akan sangat jatuh. Maka dari itu, KPU Kota Madiun mengajak para pemilih pemula untuk  peduli terhadap proses penyelenggaraan pemilu, menolak gerakan money politic, dan mendorong para pemilih pemula untuk memilih sesuai pilihannya masing-masing.   Sosialisasi berlangsung dengan lancar dilihat dari antusiasme siswa SMAN 5 Madiun dalam bertanya dan menjawab pertanyaan dari narasumber. Sebagai bentuk penghargaan dari KPU Kota Madiun, telah disiapkan beberapa doorprize berupa maskot boneka Pemilu 2024 yaitu boneka Sura Sulu kepada siswa yang sudah berani untuk bertanya dan menjawab. Acara diakhiri dengan KPU menjelaskan bagaimana mekanisme dalam memilih. “Yang pertama ialah masuk ke dalam bilik suara, di dalam bilik suara akan menjumpai paku/alat coblos dan juga bantalan untuk tatakan nyoblos namun sebelum nyoblos kertas jangan dilipat tapi dibuka lebar-lebar agar jelas partai mana yang harus dipilih serta cukup 1 kali saja dalam mencoblos, itulah syarat surat suara menjadi sah”, ungkap Pita.

KPU KOTA MADIUN Go To SMKN 3 Madiun “Sukseskan Pemilu 2024”

Oleh : Shakira Nur Amalia   Senin, 17 Juli 2023 - Bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan serentak pada 17, 18, 20 Juli 2023, KPU Kota Madiun menghadiri kegiatan MPLS di beberapa sekolah di Kota Madiun, salah satunya SMKN 3 Madiun dengan peserta didik baru sebanyak 466 dengan kegiatan yang terbagi menjadi 2 sesi. Sosialisasi disampaikan oleh Pita Anjarsari selaku Komisioner bidang Hukum dan Pengawasan KPU Kota Madiun.   Sosialisasi kali ini kembali  membawakan mengenai implementasi nilai-nilai demokrasi melalui proses pemilihan umum dalam lingkup Kota Madiun. Dengan memberikan informasi dasar mengenai pemilu 2024 untuk pemilih pemula dimulai dari jumlah dan nama partai politik sebagai peserta pemilu, lembaga penyelenggara Pemilu, dan informasi mengenai surat suara yang sah dalam perhitungan suara.    Kegiatan sosialisasi diawali dengan memberitahukan waktu pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 nanti. “Dimana pemilu tahun depan diadakan untuk memilih Presiden dan Wakil presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPD, dan DPR Kabupaten/Kota”, Pita menerangkan.   KPU Kota Madiun ingin memasifkan Generasi Z sebagai calon pemilih pemula yang merupakan agent of change untuk ikut serta membantu menyebarkan informasi benar terkait dengan pemilu melalui platform resmi KPU Kota Madiun. Selain itu, sosialisasi ini menekankan kepada siswa untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya berpartisipasi dalam pemilu dengan tidak Golput, juga memberikan edukasi mengenai kecurangan yang biasa terjadi saat pemilu seperti money politic atau serangan fajar yang kerap membawa dampak rugi bagi masyarakat pada akhirnya.   Selama kegiatan berlangsung, peserta cukup interaktif dan antusias dengan sosialisasi yang dibawakan oleh KPU Kota Madiun. Sosialisasi ditutup dengan tips memilih peserta pemilu yakni dengan melihat latar belakang calon, visi dan misi yang dibawakan oleh calon, serta trackrecord (pencapaian/keberhasilan) yang dicapai oleh calon selama ini.