Berita Terkini

KPU Kota Madiun Intensif Lakukan Sosialisasi Pemilu Guna Tingkatkan Partisipasi

Oleh Amelia Ambar     Senin, 31 juli 2023 KPU Kota Madiun kembali menghadiri kegiatan sosialisasi di MAN 02 Madiun dengan tema KPU GOES TO SCHOOL : MENJADI PEMILIH YANG CERDAS. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada saat upacara dan dihadiri  kurang lebih 1.400  siswa siswi dan civitas akademika MAN 02 Kota Madiun yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh stakeholder akan penyelenggaran Pemilu Tahun 2024. Kegiatan sosialisasi ini disampaikan oleh Rokhani Hidayat selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Madiun.   Acara di mulai dengan Rokhani Hidayat selaku narasumber mengingatkan kembali di bulan Februari 2024 yaitu 14 Februari 2024 mendatang nantinya akan  memilih 5 surat suara bagi pemilih yang sudah memenuhi syarat untuk memilih. Dalam memilih tentunya kita sebagai pemilih yang cerdas untuk mengetahui siapa calon yang bisa memenuhi aspirasi sebagai pemilih dalam keberlangsungan kebijakan pemerintah, kembali diingatkan bahwa untuk menjadi pemilih yang cerdas hendaknya kita sebagai pemilih untuk mengetahui bahwasanya kita sudah masuk ke DPT atau tidak, dengan melihat di websitenya cekdptonline.kpu.go.id.   Partai Politik yang sudah disahkan oleh KPU hingga saat ini sebanyak 24 parpol, 24 itu ialah parpol secara nasional ditambah dengan parpol lokal Aceh, yaitu parpol nasional ada 18 parpol dan partai lokal di Aceh ada 6.  Di dalam penyelenggaraan pemilu pasti ada yang memilih, ada peserta pemilu dan juga penyelenggara pemilu yaitu KPU, Bawaslu dan DKPP. “Pemilih yang cerdas tentunya akan memilih calon yang berintegritas dan tentunya peserta pemilu yang terdiri dari calon Presiden dan Wakil Presiden, calon Anggota DPD, calon Anggota DPR RI/DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota juga mempunyai integritas yang tinggi karena sudah melalui verifikasi aktual dan juga administrasi”, ucap Rokhani.   Selama kegiatan berlangsung diadakan juga sosialisasi singkat dari Bawaslu Kota Madiun terkait tugas dari Bawaslu dimana Bawaslu berhak untuk mengawasi para penyelenggara Pemilu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan di akhir penghujung acara, KPU Kota Madiun menyiapkan beberapa doorprize bagi siswa yang mau menjawab pertanyaan singkat dari pemateri yang bertujuan untuk mengingat kembali materi yang telah disampaikan selama kegiatan berlangsung.

Pemberian Santunan Anak Yatim di Lingkungan KPU Kota Madiun

Oleh Angel & Annisa    kota-madiun.kpu.go.id – Jum’at 28 Juli 2024 bertempat di Ruang Rapat Lantai 2, KPU Kota Madiun laksanakan pemberian santunan kepada anak yatim di lingkungan sekitar Kantor KPU Kota Madiun. Diawali dengan sambutan dari Rokhani Hidayat, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Madiun mewakili Ketua.    Kegiatan santunan ini dilaksanakan pada sore hari pukul 15.00 WIB. Sambutan yang diberikan dari Rokhani Hidayat dan Herdi Wijanarko berisikan tentang beberapa kejadian penting di 10 Muharram dengan latar belakang kehidupan Nabi dan Rosul yang tentunya dapat diteladani dalam kehidupan kita.    Setelah penyamaian materi oleh Rokhani Hidayat dan Herdi Wijanarko dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dilanjutkan dengan foto bersama. Selain dihadiri oleh anak yatim dan pendamping, acara ini juga dihadiri oleh anak magang serta karyawan KPU kota Madiun yang membuat suasana acara menjadi lebih hangat.    "Acara ini dilaksanakan dengan tujuan berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dengan harapan pemilu 2024 berjalan dengan baik dan kondusif", ucap Rokhani.

Pemilih Pemula Tanggap Pemilu, KPU Kota Madiun Sambangi SMAN 2 Madiun

Oleh : Puja Fatmawati dan Shakira Nur Amalia   Senin, 24 Juli 2024 sebagai bentuk tugasnya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum, KPU Kota Madiun kembali menyambangi sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi terkait pemilu, khususnya sosialisasi kepada pemilih pemula. Disini tim KPU Kota Madiun melakukan sosialisasi di SMAN 2 Madiun dengan pemateri dari Divisi Hukum dan Pengawasan, Pita Anjarsari.    Sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan siswa yang duduk di kelas IX dan XII SMAN 2 Madiun. KPU Kota Madiun menyasar pemilih pemula sebagai prioritas utamanya dalam sosialisasi. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah banyaknya jumlah pemilih pemula yang masih belum mengetahui seluk beluk pemilihan umum. Mulai dari tahapan pemilu, partai politik, hingga apa yang harus mereka pilih dalam pemilu  nantinya. Pemilih pemula harus diberi pemahaman terkait Pemilu 2024, agar mereka dapat memakai hak pilihnya sebaik mungkin.   Dalam pemilihan umum 2024, terdapat 5 surat suara yang harus dipilih yakni surat suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan juga DPD. Disini sebagai pemilih pemula, siswa kelas XI dan XII dituntut untuk mengetahui siapa calon yang harus di pilihnya pada pemilihan umum 2024. KPU Kota Madiun dalam menjalankan sosialisasinya pada pemilih pemula bertujuan untuk membentuk pemilih pemula yang cerdas dan tidak apatis dalam menyambut pesta demokrasi di Indonesia yang dilaksanakan 5 tahun sekali.   Acara pagi ini ditutup dengan ajakan KPU Kota Madiun kepada siswa SMAN 2 Madiun dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi mengenai Pemilu 2024 dan mengajak orang sekitar untuk menggunakan hak pilihnya atau tidak golput pada Pemilu 2024. KPU Kota Madiun pada akhir acara juga mengajak siswa-siswi yang hadir dalam sosialisasi untuk mengecek apakah sudah terdaftar sebagai Pemilih melalui website cek DPT Online. “Cukup dengan mengakses cekdptonline.kpu.go.id, teman pemilih sudah dapat mengecek apakah sudah terdaftar atau belum di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024”, ucap Pita.

KPU Kota Madiun Bersama Kesbangpol Kota Madiun Tingkatkan Parmas di Kota Madiun

Oleh : Puja Fatmawati dan Shakira Nur Amalia   Jumat, 21 Juli 2023 – Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat (parmas) dan pendidikan politik kepada masyarakat Kota Madiun menjelang Pemilu 2024, Pemerintah Kota Madiun menggelar acara sosialisasi yang dilaksanakan 20-21 Juli 2023. Kegiatan ini melibatkan warga sebanyak 508 orang yang merupakan Ketua RT/RW dan LPMK seluruh Kecamatan Taman dan bertempat di Wisma Haji Kota Madiun. Dalam sosialisasi tersebut KPU Kota Madiun berperan menyampaikan informasi mengenai pemilu dengan diwakili oleh Rohkani Hidayat selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Madiun. Acara sosialisasi dibuka dengan sambutan dari Walikota Madiun yaitu H. Maidi.   Sosialisasi oleh KPU Kota Madiun diawali dengan penyampaian tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu sebelumnya yang terbilang tinggi, yakni mencapai 81%. Oleh karena itu, pada Pemilu 2024 mendatang KPU Kota Madiun sebagai lembaga penyelenggara Pemilu berupaya agar terus meningkatkan partisipasi masyarakat lebih dari sebelumnya. Tema sosialisasi kali ini kembali membawa narasi mengenai bagaimana pemilih cerdas dapat mewujudkan pemilu berkualitas. Dayat menyerukan kepada audiens untuk tidak golput dan menjadi bagian dari suksesnya Pemilu dengan jargon “golput No, nyoblos Jos, Pemilu sukses”.   Kemudian di jelaskan mengenai pendidikan pemilih dan pendidikan politik. Partisipasi politik, prinsip partisipasi masyarakat, hak masyarakat, 8 segmen pemilih dalam meningkatkan partisipasi masyarat. Dimana kedelapan segmen tersebut terdiri dari pemilih pemula, anak muda, perempuan, disabilitas, marginal, komunitas, keagamaan, dan juga netizen. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya pada kedelapan segmen tersebut, KPU Kota Madiun dibantu oleh PPK, PPS, KPPS dan juga pantarlih. Dayat menjelaskan, KPU telah melakukan berbagai tindakan guna meningkatkan partisipasi masyarakat tersebut, contohnya dengan melakukan sosialisasi dan juga pendidikan pemilih.   Diakhir acara, Dayat menyingung mengenai banyaknya TPS yang ada di Kota Madiun. Terdapat 575 TPS reguler dan 9 TPS yang berada di lapas. Dengan melihat banyaknya jumlah TPS ini, Dayat menghimbau kepada para RT dan RW untuk menyebarkan informasi kepada masyarakatnya untuk turut berpartisipasi menjadi anggota KPPS. Dimana persyaratan menjadi anggota KPPS antara lain adalah berusia 17 tahun, WNI, berdomisili di wilayah kerja KPPS, tidak menjadi anggota dari partai politik dan lain sebagainya.   Sehari sebelumnya, di hari Kamis 20 Juli 2023 mulai pukul 13.00 WIB, Ketua KPU Kota Madiun, S. Wisnu Wardhana menjadi narasumber di kegiatan yang sama dengan peserta 800an yang merupakan Ketua RT/RW untuk kecamatan Kartoharjo dan Manguharjo. “Pemilu 2024 adalah sarana integrasi bangsa, dan untuk itu kita butuhkan adalah dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk memajukan peradaban bangsa”, pungkas Wisnu.

DPT Pemilu 2024 Telah Ditetapkan, KPU Kota Madiun Jaga Kerahasiaan Data Pemilih

Oleh Amelia Ambar   kota-madiun.kpu.go.id -  Kamis, 20 Juli 2023 pukul 10.00 - 11.00 WIB KPU Kota Madiun  melaksanakan sosialiasi on air bekerjasama dengan RRI Madiun dengan tema “DPT dan SIDALIH”. Sebagai Narasumber, Izza Kustiarti (Divisi Rendatin KPU kota Madiun), Lukmanul Hakim (Operator Sidalih KPU Kota Madiun), Nurwidyarini (Kasubbag Rendatin KPU kota Madiun). KPU Kota Madiun menyampaikan bahwa di bulan Juni, KPU Kota Madiun telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Madiun pada Pemilu 2024 sebanyak 153.880. Izza menambahkan, “KPU Kota Madiun di dalam melaksanakan tahapan khususnya pemuktahiran data pemilih dan penyusunan dengan berdasarkan Undang-Undang No 7 Tahun 2017 serta Undang-Undang No 23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan yang mana di dalam Undang-Undang ini menyampaikan tentang perlindungan data pribadi”.   Oleh karena itu KPU Kota Madiun bekerja sesuai dengan peraturan yang ada, yang mana saat pengumuman DPT kemarin tidak semua informasi terkait dengan data pribadi di sampaikan secara penuh, karena data-data pribadi yang harus dilindungi ini diantaranya adalah NIK, Nomor KK kemudian tanggal lahir pemilik data pribadi. KPU Kota Madiun dalam mengolah semua data-data kependudukan yang mempunyai hak pilih ini menjadi DPT menggunakan Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih).   Siaran radio ini disiarkan secara on air di Radio RRI Madiun Pro 1 dan juga dapat disaksikan di chanel Youtube RRI Madiun dan KPU Kota Madiun.   Nurwidyarini selaku Kasubbag Rendatin KPU Kota Madiun ini menyampaikan untuk seluruh masyarakat Madiun bisa melakukan pengecekan mandiri dengan mengakses cekdptonline.kpu.go.id guna melihat apakah sudah masuk ke DPT dan juga bisa melalui website KPU Kota Madiun serta melalui kelurahan. Dengan ditetapkannya DPT Pemilu 2024 sebanyak 153.880 ini KPU Kota Madiun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Madiun terutama stakeholder terkait seperti Disdukcapil dan kemudian juga Bawaslu Kota Madiun sehingga KPU Kota Madiun bisa menetapkan DPT ini dengan aman dan lancar. Maka dari itu, KPU Kota Madiun mengajak kepada semua masyarakat yang sudah terdaftar dan sudah memenuhi syarat untuk menggunakan haknya dalam memilih pada 14 Februari 2024 mendatang.

KPU Kota Madiun Terus Gencarkan Sosialisasi Menjelang Pemilu 2024

Oleh Amelia Ambar   Kamis, 20 Juli 2023 - KPU Kota Madiun kembali menghadiri kegiatan sosialisasi di SMA Negeri 4 Madiun dengan tema "KPU Goes To School : Menjadi Pemilih Yang Cerdas". Kegiatan sosialisasi ini dihadiri seluruh siswa baru SMAN 4, dengan penyampaian materi oleh S. Wisnu Wardana selaku Ketua KPU Kota Madiun dan Juni Nurul Imawati selaku Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kota Madiun   Acara dibuka dengan sambutan Ketua KPU Kota Madiun, dilanjut dengan pemaparan materi pemilihan umum. “Pemilihan umum ialah sarana kedaulatan rakyat, menyatakan pendapat melalui suara dan berpartisipasi sebagai bagian penting dari negara”, ucap Wisnu. Ketua KPU Kota Madiun turut menambahkan bahwa, “Segala sesuatu yang terjadi di 5 tahun kedepan ialah hasil dari kebijakan-kebijakan pemimpin kita, maka untuk menuntut perubahan yang baik kita juga harus melakukan perubahan dengan memilih pemimpin yang baik”.   Badan Adhoc di KPU terdiri dari PPK, PPS, dan KPPS. Dalam penyelenggaraan pemilu terdiri dari panitia penyelenggara dan juga pemilih. Pihak yang menyelenggarakan pemilu diantaranya ialah KPU, Bawaslu yaitu pihak yang mengawasi tidak ada kecurangan, serta DKPP yaitu penyelenggara pemilu yang menjaga kode etik penyelenggara. Di bulan Juli ini sudah masuk tahapan proses pencalonan, sedangkan penetapannya tanggal 25 November 2023 dan masa kampanye dimulai dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, serta ada masa tenang yaitu waktu kita harus mulai berfikir akan visi misi calon yang harus kita pilih lalu ada pemungutan suara yang dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024.   Di akhir pemaparan materi, diadakannya sesi tanya jawab kepada para siswa baru dimana terdapat 1 siswa yang cukup menarik dengan pertanyaannya, “Apakah pemilu bisa dilakukan kapan saja?”. Pertanyaan ini wajar dilontarkan oleh siswa kelas X, mengingat masih banyak generasi sekarang yang masih awam terkait penyelanggaraan pemilu. Maka dari itu, KPU Kota Madiun dalam hal ini berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dengan sering menghadiri kegiatan sosialisasi pemilu dan juga memaksimalkan pemilih pemula untuk tidak melakukan gerakan golput.