Berita Terkini

Bimtek Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kota Madiun

Oleh : Yanuarius Anggi  kota-madiun.kpu.go.id - Kamis, 20 Juni 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun mengadakan kegiatan “Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Anggaran PILKADA Serentak Tahun 2024” yang dimulai pada Pukul 10.00 WIB, diadakan di ruang rapat Ayam Goreng Pemuda Madiun yang beralamatkan di Jl. H. Agus Salim No 154 Madiun. Acara dibuka oleh Pita Anjarsari Selaku Ketua KPU Kota Madiun, dalam rangka Pengelolaan Dana Hibah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan perlu dilaksanakan pemahaman yang sama antara KPU dengan Badan Adhoc dalam pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Supaya menciptakan tata Kelola Pemerintahan yang baik dalam pengelolaan keuangan yang terbuka dan bertanggungjawab. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PPK se-Kota Madiun, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PPS se-Kota Madiun, KPU Kota Madiun, Kejaksaan Negeri Kota Madiun, dan Bank Jatim Kota Madiun. Eko Wahyono, SH., M.Hum Jaksa Intelijen dari Kejaksaan Negeri Kota Madiun, menyampaikan terkait batasan-batasan apa saja yang harus dipatuhi oleh seorang pengelola keuangan sehingga tidak terjadi penyimpangan, maka pertanggungjawaban pengelola anggaran yang telah diterima harus disampaikan dengan benar dan tepat waktu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selanjutnya untuk fitur-fitur Cash Management System yang harus dijalankan Badan Adhoc pada saat melakukan transaksi keuangan akan disampaikan oleh Novia Rizka dan Devi Isna dari Bank Jatim Kota Madiun. Turut serta Nurwidyarini selaku Kepala Subbagian Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Madiun menyampaikan materi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pertanggungjawaban Anggaran Badan Adhoc (SITAB) kepada PPK dan PPS yang hadir dalam acara tersebut.

Silahturahmi Komisioner Baru KPU ke Rumah Dinas Walikota Madiun

Oleh : Yanuarius Anggi   kota-madiun.kpu.go.id - Kamis, 20 Juni 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melaksanakan Silahturahmi dengan PJ Walikota Madiun. Agenda yang berlangsung di  Rumah Dinas Walikota Madiun Jl. Pahlawan No 79 Madiun ini bertujuan untuk menjalin sinergitas dan komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kota Madiun serta menyampaikan laporan progres Tahapan Pilkada Tahun 2024 di Kota Madiun.   Pada kesempatan ini hadir PITA ANJARSARI selaku Ketua KPU Kota Madiun & Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik, NUR IMANSYAH selaku Divisi Hukum dan Pengawasan, FI’IKRISNA SETIAWAN selaku Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, serta RAFIF RAMADHAN selaku Divisi Teknis Penyelenggaraan beserta sekretaris KPU Kota Madiun, Retno Meylia.   Gelaran Pilkada Serentak 2024 Di kota Madiun Saat ini memasuki tahapan pembentukan Petugas pemutakhiran data pemilih serta tahapan pemutakhiran data pemilih untuk itu PJ wali kota Madiun menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkada di kota Madiun harus berjalan aman dan damai. “Kota Madiun itu kondusif, maka dalam pelaksanaan pilkada nantinya semuanya harus dapat bersinergi dengan baik agar pilkadanya lancar, aman dan damai”, imbuh Eddy.   Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Madiun, Catur Wahyu Dianto juga turut hadir dalam agenda Silaturahmi antara KPU kota maju dengan PJ wali kota Madiun Madiun “untuk bersilaturahmi dengan PJ Walikota Madiun, yakni Eddy Supriyanto. Dengan formasi yang baru, pasca pelantikan 13 Juni 2024 lalu.   Harapannya sinergitas antara KPU Kota Madiun dengan pemerintah Kota Madiun semakin baik demi suksesnya Pilkada Serentak Tahun 2024.

Pelantikan PPS Pilkada Serentak Tahun 2024 Kota Madiun

Oleh Nur Hansah   Dilaksanakan tepat di hari Minggu Pukul 10.00 WIB di Hotel Suncity Jl. S. Parman No. 8 Madiun. Dihadiri oleh Forkopimda, Bawaslu dan Satker terkait, pelantikan PPS untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dan Walikota dan Wakil Walikota Madiun Tahun 2024 ini berjalan dengan khidmat PPS yang berjumlah 81 orang ini masing-masing dari Kelruhan yang tersebar di 3 Kecamatan Kota Madiun yaitu Kecamatan Kartoharjo, Kecamatan Manguharjo dan Kecamatan Taman. Sama dengan tampilan PPS Pemilu Tahun 2024, PPS Pilkada Serentak Tahun 2024 ini dilantik masih dengan mengenakan pakaian adat. Hadir juga dalam kesempatan baik ini Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, Ibu Nanik Karsini. Disampaikan dalam kesempatan ini bahwa setelah dilantik PPS, akan segera melaksanakan tugas terkait dengan Pemutakhiran Data Pemilih. Disiapkan kesiagaannya dan jangan lupa tetap jaga Kesehatan. Sebagai kehormatan pula bahwa pelanttikan PPS ini dihadiri oleh Bapak Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto. Disampaiakan pesan untuk tetap menjaga Kesehatan dan kode etik sebagai Penyelenggara Pemilu. Hal ini penting agar semu dapat melaksanakan tugas dengan optimal. “PPS harus netral, tidak berpihak, azas jurdil tetap harus dikedepankan”, jelasnya. Ketua KPU Kota Madiun, S. Wisnu Wardhana mengucapkan selamat kepada PPS yang dilantik. “Setelah dilantik ini, mereka resmi sebagai petugas Penyelenggara Pemilu. Ada kode etik yang melekat. Ini harus diperhatikan benar”, pesannya.

Rakor Pemutakhiran Data Pemilih dalam Pilkada 2024

Oleh Yanuarius Anggi   kota-madiun.kpu.go.id – Selasa, tanggal 21 Mei 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun mengundang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk “Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Tahun 2024”. Acara berlangsung di Ruang Rapat Pukul 10.00 WIB – selesai, yang bertempat dikantor KPU Kota Madiun Jl. Mobilisasi Pelajar No. 2 Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur.   Sebanyak 15 orang PPK, yang terbagi 5 orang di 3 Kecamatan hadir dalam Rapat Koordinasi ini. Dalam kegiatan ini, sebagai tindak lanjut dari penerimaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menerima Penyerahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sebagai Bahan Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilu Tahun 2024 di tingkat Kabupaten/Kota dalam Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) bulan November mendatang.   Izza Kustiarti selaku Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi membuka Rakor Perdana bersama Panitia Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan menurunkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sesuai dengan data pada Pemilu 2024 lalu yang dikelompokkan per Kelurahan dan dipersempit menjadi per RW untuk dipetakan sesuai arahan KPU Provinsi Jawa Timur untuk masing-masing TPS minimal 585 jiwa dan maksimal 600 jiwa. Dalam hal ini, jika ditemukan kasus dalam 1 TPS hanya berjumlah kurang dari jumlah minimal maka perlu digabungkan agar menjadi jumlah yang ideal sesuai dengan ketetapan atau memberikan argumen yang kuat untuk mempertahankan jumlah tersebut. Pemetaan TPS ini juga berpengaruh pada jumlah pantarlih (coklit) yang akan direkrut nantinya.   “Wilayah Gading, Winongo, dan Ngegong ada yang masuk ke Wilayah Barat dan Timur Ringroad. Permasalahan yang terjadi dalam Pemetaan TPS di Wilayah Manguharjo rata-rata terpisah oleh Jalan Raya”, ujar Rahmat Budiana salah seorang PPK Kecamatan Manguharjo.   S. Wisnu Wardhana selaku Ketua KPU Kota Madiun, berkaca dari Pemetaan TPS di Pemilu 2024 kemarin, maka diharapkan pada tanggal 24 Mei 2024 KPU Kota Madiun sudah siap memberikan kepastian terkait Data Pemetaan TPS dimana masing-masing PPK memiliki info peta Kecamatan / Kelurahan / Wilayahnya dalam tingkat RT agar TPS yang dipetakan tidak lompat berjauhan.   Pemetaan TPS ini dapat dibagi secara proporsional dan sesuai dengan persebaran wilayah secara geografis. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) KPU Kota Madiun diharapkan dapat menjaga hubungan baik dengan Lurah maupun Camat di lingkungan masing-masing dikarenakan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) adalah kaki tangan Lurah/Camat dalam mengawal pelaksananaan Tahapan PILKADA 2024. Pungkas, Rokhani Hidayat Divisi Sosdikli, Parmas, dan SDM.   Penyusunan Pemetaan Data Pemilih ini diharapkan dapat diselesaikan oleh PPK paling lambat tanggal 23 Mei 2024, sehingga pada tanggal 24 Mei 2024 sudah ada kepastian tentang pemetaan ini.

Bangkit untuk Indonesia Emas

Oleh Nur Hansah   Dengan tema Bangkit untuk Indonesia Emas, hari ini Senin tanggal 20 Mei 2024, KPU Kota Madiun melaksanakan Upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-116. Diikuti oleh seluruh pegawai KPU Kota Madiun, upacara dilaksanakan tepat pukul 08.00 WIB. Disampaikan pesan Menteri Kominfo RI melalui Inspektur Upacara, Rokhani Hidayat (Divisi Sosdiklih, Parmas & SDM KPU Kota Madiun) bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan kebijaksanaan. Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital. Dalam aspek bisnis, sosial, dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis. Sementara itu, dalam aspek sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Kebangkitan merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045”. Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia Emas!

Tes CAT Diikuti oleh Calon PPS Yang Lolos Administrasi

Oleh : Yanuarius Anggi   kota-madiun.kpu.go.id - Tanggal 15 - 16 Mei 2024, tepatnya hari Rabu & Kamis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun telah mengadakan Tes CAT (Computer Assisted Test) PPS, dari total pendaftar 287 orang yang sudah mendaftar melalui siakba.kpu.go.id dan sudah menyerahkan berkas hardfile ke kantor KPU Kota Madiun, tinggal 261 orang pendaftar calon PPS yang lolos administrasi dan mengikuti Tes CAT.   KPU Kota Madiun bekerja sama dengan SMK 1 Madiun untuk melaksanakan Tes CAT, yang beralamatkan Jl. Thamrin No. 1 Madiun. Dengan menyediakan 3 ruang kelas yang terbagi 3 sesi dihari pertama dan 3 ruang kelas yang terbagi 1 sesi dihari kedua.   "Terdapat 75 soal yang dirasa lebih sulit dari pada Tes Calon PPS saat Pemilu Tahun 2024 kemarin", Ujar Imam Nawawi salah seorang peserta Tes CAT.   Setelah Tes CAT selesai, akan diambil 81 Orang pendaftar Calon PPS dengan nilai tertinggi di masing-masing Kelurahan, untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu Tes Wawancara.