Oleh: Joni Hermawan #TemanPemilih Kota Madiun (http://kota-madiun.kpu.go.id). Kamis, (22/8/24) KPU Kota Madiun hadiri Rakor selama 2 hari yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur bertempat di Novotel Samator Surabaya, peserta undangan Ketua dan Anggota Divisi Hukum Pengawasan, dan Kasubbag Tekmas serta Ketua Bawaslu dari Kabupaten/Kota se- Jawa Timur. Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan pada Rapat Koordinasi Penguatan Sinergitas Pengawasan dan Penyelesaian Sengketa Pilkada Serentak 2024 di Jawa Timur menuju Penyelenggara Berintegritas, Pemilihan Berkualitas. Dalam sambutannya Aang berpesan agar KPU dan Bawaslu saling berkolaborasi, berkoordinasi dan saling bersinergi serta membangun harmonisasi agar pada Tahapan ataupun dalam proses Pilkada serentak nantinya bisa berjalan dengan baik dan lancar. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Timur Habib M Rohan memberi pengarahan umum terkait dengan proses-proses sengketa apabila hal itu terjadi. Dalam arahannya Habib menyampaikan jika ada sarana perbaikan atau dalam bahasa sesama penyelenggara yaitu sarper, diharap Bawaslu sebelum menyurati melakukan komunikasi dengan KPU terlebih dahulu, mengingat Bawaslu dan KPU itu sama-sama penyelenggara. “ Jadi kawan-kawan semua yang ada di KPU maupun di Bawaslu mari kita saling membangun sinergitas, saling berkolaborasi, kita ini adalah penyelenggara tujuan kita sama, yaitu demi mensukseskan Pilkada Serentak 2024 agar berjalan sesuai dengan harapan kita, yaitu berjalan dengan aman, damai dan lancar sesuai regulasi yang berlaku. Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur A. Warits dalam kesempatan itu sebagai Narasumber menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kepemiluan. Warits menyampaikan bahwa di dalam proses Pemilu setia ada perubahan Pimpinan, hubungan antar Penyelenggara Pemilu juga berubah, maka dari itu sesama Penyelenggara pemilu agar saling menjaga harmonisasi, saling bersinergi dan jika itu terus dipertahankan maka apapun yang terjadi nantinya akan tetap bisa dikawal dengan baik. jika pimpinan berganti, akan berganti pula yang mengenai kebijakan-kebijakan yang akan terjadi. “ Saya pun dulu juga pernah di KPU dan sekarang di Bawaslu, tentu tau hal-hal apa saja yang menjadi krusial di dalam menyelenggarakan Pemilu maupun Pilkada”, pungkasnya. #KPUMelayani #KPUKotaMadiun #PilkadaSerentak2024 #PilgubJatimSenengBareng